Tensi Politik Jelang Pemilu 2024 Makin Kencang, Sudirman Said Wanti-wanti Netralitas Penegak Hukum

  • Bagikan
Sudirman Said (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Hawa politik menyambut Pemilu 2024 kian hangat. Sejumlah elemen masyarakat pun meminta lembaga negara dan aparat penegak hukum untuk bersikap netral. Mereka tidak boleh dijadikan alat politik. Baik oleh penguasa maupun kelompok tertentu.

Imbauan itu disampaikan Ketua Institut Harkat Negeri dan mantan Menteri ESDM, Sudirman Said. Dia mengatakan, harapan masyarakat terkait netralitas lembaga negara dan aparat penegak hukum juga tecermin dalam pidato politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sudirman menilai SBY dan AHY menyampaikan pesan kuat dan harapan agar penyelenggara pemilu, aparat negara, dan pemerintah bisa menjaga netralitas. Menurut dia, pernyataan dua petinggi Demokrat itu mewakili kerisauan yang dirasakan masyarakat.

Lembaga negara dan aparat penegak hukum itu, antara lain, TNI, Polri, BIN, dan KPK. “Lembaga negara dan penegak hukum jangan jadi alat politik,” tutur Sudirman di Jakarta kemarin (15/1).

Dia berharap seluruh parpol menyerukan hal yang sama. Yakni, menuntut netralitas lembaga penegak hukum dan lembaga negara lainnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2024. ’’Ibarat turnamen sepak bola, wajar bila semua kesebelasan menuntut penyelenggara dan wasit berlaku fair,’’ terangnya. (jpg/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan