Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Agar Tidak Ada Lagi Pelarangan Pendirian Rumah Ibadah, Ruhut Sitompul Sentil Kadrun

  • Bagikan
Ruhut Sitompul

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat suara soal pelarangan pendirian rumah ibadah yang terjadi di beberapa daerah. Di hadapan kepala daerah se-Indonesia, ia memperingatkan tidak terjadi lagi hal serupa.

Merespon hal itu, politikus PDIP Ruhut Sitompul menyentil kadrun, sebutan bagi kaum konservatif di Indonesia, agar menyimak baik-baik pernyataan Jokowi.

“Hey kadrun dan simpatisannya tolong apa yg disampaikan Presiden RI ke 7 Bapak Joko Widodo jangan dilanggar Indonesia ter Cinta Negara Hukum,” kata Ruhut dikutip Fajar.co.id dari cuitannya di Twitter, Rabu (18/1/2023).

Diketahui sebelumnya, Jokowi melalui pidatonya pada Selasa (17/1/2023) di depan ratusan kepala daerah yang hadir dalam Rakornas Kepala Daerah dan FKPD seluruh Indonesia di Sentul International Convention Center membahas persoalan umat beragama.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bilang, kebebasan beribadah di jamin oleh konstitusi, ia pun menyampaikan kepada penegak hukum, seperti Dandim, Kapolres, Kapolda, Pangdam, Kejari, Kejati, pun memahami aturan dasar ini.

"Jangan sampai yang namanya konstitusi itu kalah oleh kesepakatan. Konsitusi tidak boleh kalah dengan kesepakatan," kata Jokowi dikutip fajar.co.id dari kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI.

Presiden dua periode ini pun menyebut beberapa contoh. Ia mengungkit pelarangan pendirian rumah Ibadah di Kota Cilegon, Banten.

“Hati-hati, beragama dan beribadah itu dijamin oleh konstitusi kita, dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan