Jokowi Instruksikan Tidak Ada Lagi Pelarangan Pembangunan Rumah Ibadah, Denny Siregar Singgung Kepala Daerah Begini

  • Bagikan
Denny SIregar

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Pidato Preiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (17/1/2023) di depan ratusan kepala daerah yang hadir dalam Rakornas Kepala Daerah dan FKPD seluruh Indonesia di Sentul International Convention Center membahas persoalan umat beragama.

Jokowi dengan tegas dan lugas menyampaikan kepada kepala daerah agar tidak ada lagi pelarangan pendirian rumah ibadah.

Pegiat media sosial, yang juga dikenal sebagai loyalis Jokowi, Denny Siregar menanggapi pernyataan itu. Ia bilang pidato orang nomor satu di Indonesia itu sudah sangat jelas.

“Udah jelas sebenarnya perintahnya,” ungkapnya, Selasa (17/1/2023).

Denny Siregar bilang, walaupun perintahnya jelas, problemnya sebenarnya ada pada kepala daerah yang kadang takut karena ongkos politiknya mahal.

“Tapi ya berani gak kepala daerah masing-masingmelaksanakannya? Atau takut karena butuh suara?” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Jokowi pada pidatonya saat Rakornas menyebut kebebasan beribadah di jamin oleh konstitusi, ia pun menyampaikan kepada penegak hukum, seperti Dandim, Kapolres, Kapolda, Pangdam, Kejari, Kejati, pun memahami aturan dasar ini.

"Jangan sampai yang namanya konstitusi itu kalah oleh kesepakatan. Konsitusi tidak boleh kalah dengan kesepakatan," kata Jokowi dikutip fajar.co.id dari kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI.

Presiden dua periode ini pun menyebut beberapa contoh. Ia mengungkit pelarangan pendirian rumah Ibadah di Kota Cilegon, Banten.

“Hati-hati, beragama dan beribadah itu dijamin oleh konstitusi kita, dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan