Pariwisata Indonesia di Tahun Politik, Sandiaga: Saya Tidak Khawatir

  • Bagikan
Menteri Pariwisata Sandiaga Salahudin Uno (foto: Instagram Forwaparekraf)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata Sandiaga Salahudin Uno menjelaskan sektor pariwisata akan terus berjalan di tahun politik.

Sandiaga Uno menegaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan ketika tahun politik hadir mendekati pemilihan umum. Dia menambahkan, justru pada tahun-tahun politik ini adalah kesempatan terbaik untuk investasi.

“Saya tidak khawatir, di tahun politik bukan tahun wait dan see tapi tahun peluang investasi. Segera investasi untuk berwista di Indonesia saja. Kritis di tahun politik jangan ganti menteri ganti kebijakan,” papar Sandiaga Uno, saat menghadiri acara Indonesia Tourism Outlook 2023 dengan tema Prospek Pariwisata dan Investasi Industri Hospitality di Tahun Politik di Artotel Suites Mangkuluhur Jakarta, Rabu (18/01/2023).

Masih menurutnya, Kemenparekraf pada 2022 sudah melampaui target kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman).

Sandiaga Uno menyebut target 2022 adalah 3,6 juta. Ternyata, periode Januari hingga November 2022 sudah lebih dari angka tersebut, yaitu 4,8 juta.

Kemudian, untuk Wisatawan Nusantara (Wisnus) mencapat 703 juta. Angka tersebut di atas 600 juta.

“Hal tersebut mencapai target berkat kerjasama, dan buka perbatasan Maret-April 2022. Untuk 2023 selama tahun baru target dikaldu (dikali dua) tadinya 3,6 juta jadi 7,4 juta. Kemenparekraf dapatkan anggaran minus 20 persen,” papar Sandi.

Untuk target 2023 wisnus dari 700 juta menjadi 1,4 miliar. Hal ini bisa didorong dari Hari Kejepit National (Harpitnas) menjadi long weekend.

“Hari kejepit harus didorong untuk jadi long weekend alhamdulillah imlek jadi libur bersama. Sehingga target wisata tinggal lama dan pengeluaran lebih besar,” katanya. (Pram/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan