Perbuatan Tersangka Penuhi Unsur Pidana, Polsek Rappocini Menangkan Sidang Praperadilan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Personel Seksi Hukum (Sikum) Polrestabes Makassar selaku kuasa hukum Polsek Rappocini kesatuan Polrestabes Makassar, memenangkan gugatan praperadilan yang dimohonkan oleh AS.

Diketahui sebelumnya, AS mengajukan gugatan praperadilan melalui kuasa hukumnya, Muhamad Sirul Haq dan Partners.

Adapun sidang putusan dengan Perkara Praperadilan No.33/Pid.Pra/2022/N.Mks tersebut, dibacakan hakim tunggal Andi Nurmawati dibantu Panitera pengganti Muhammad Taufik di ruang sidang Dr Ali Said, SH.MH Pengadilan Negeri Makassar, pada Selasa (17/1/2023).

Materi praperadilan yang diajukan oleh AS melalui kuasa hukumnya, adalah upaya penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan pemohon AS yang dilaksanakan oleh termohon (Polsek Rappocini) sah atau tidak sesuai prosedur.

Dalam gugatannya, pihak kuasa hukum berpendapat bahwa upaya paksa penahanan, penangkapan dan penetapan tersangka yang dilakukan oleh Penyidik Polsek Polsek Rappocini tidak sesuai prosedur atau KUHAP.

Hal tersebut ditanggapi oleh Sikum Polrestabes Makassar dipimpin Kasubsi Bankum Sukri Liwang, selaku tim Advokad Polsek Rappocini kesatuan Polrestabes Makassar.

Menurutnya, upaya penyidik dalam melakukan proses penyidikan perkara tersebut dalam hal ini penahanan, penangkapan, dan penetapan tersangka telah dilaksanakan secara maksimal sesuai prosedur.

"Seperti termaktub dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana," ujar Sukri kepada awak media, Rabu (18/1/2023).

Adapun amar putusan Hakim Pemeriksa dan Mengadili Perkara Praperadilan No.33/Pid.Pra/2022/N.Mks adalah menyatakan, “Menolak Permohonan Pemohon Untuk Seluruhnya” yang dihadiri masing masing pemohon dan termohon melalui Kuasanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan