Sebut Jokowi Bak Firaun, Cak Nun: Saya Dianggap Tidak Bijaksana

  • Bagikan
Jokowi dan Cak Nun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) meminta maaf atas ucapannya yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bak Firaun. Ia mengaku, pernyataannya itu karena 'kesambet'.

Akibat pernyataannya itu, Cak Nun disidang sama keluarganya. "karena saya mengucapkan yang seharusnya tidak saya ucapkan. Kan saya yang mengajarkan Maiyah dan semua keluarga bahwa ucapan itu harus baik, efeknya harus diperhitungkan, harus bijaksana. Saya dianggap tidak bijaksana," tegasnya, di kanal YouTube Mbah Nun Kesambet, dikutip FAJAR.CO.ID, Rabu (178/1/2023).

Suami dari Novia Kolopaking ini pun memohom ampun, memohon rahmat, serta pertolongan kepada Allah dan juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang menderita karena pernyataannya. Dia mengaku banyak kekhilafan atas pernyataannya tersebut.

"Saya minta maaf kepada yang terciprat jadi tidak enak. Menderita karena ucapan saya," bebernya.

Menurut Cak Nun, kini Maiyah tengah berada dalam era baru, yaitu aktivasi ruh. Di sisi ini, ditekankan mengenal keputusan hidup jangan diambil dari sisi materi. "Jadi supaya kita peka untuk mempelajari keputusan roh. Cara berpikir roh dan lain-lain. Saya sendiri yang kesambet," bebernya.

Sebelumnya, pegiat media sosial, Denny Siregar menyentil Muhammad Ainun Nadjib (Cak Nun). Denny Siregar menyoroti pernyataan Cak Nun dalam potongan video yang beredar di Twitter yang diduga menyebut Joko Widodo adalah Fir'aun.

Denny Siregar menilai, Cak Nun dihormati sebagai seorang budayawan, sastrawan, musisi, dan seniman. Menurut dia, kalau Cak Nun berbicara soal politik itu diketawain saja.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan