KPK Panggil Ketua DPRD DKI Soal Kasus Korupsi Pengadaan Lahan, Pengamat: PDIP Lagi, Soal Korupsi Memang Juaranya

  • Bagikan
Gigin Praginanto. (sumber Screenshot Channel YouTube Gigin Praginanto)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti KPK yang akan memanggil Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi dan anggota DPRD Mohamad Taufik sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Polu Gebang, Jakarta Timur.

Atas rencana KPK memanggil Prasetyo Edi yang merupakan politisi dari PDIP, Gigin Praginanto menilai bahwa partai berlambang banteng itu memang juara dalam soal korupsi.

"PDIP lagi. Dalam soal korupsi memang juaranya," ungkapnya dikutip dari Twitter @giginpraginanto, Kamis (19/1).

Seperti diketahui, pada Selasa (17/1/2023) malam KPK menggeledah ruangan Prasetyo Edi dan Mohamad Taufik serta lokasi lainnya di kantor DPRD DKI Jakarta.

"Pemeriksaan seorang saksi tentu nanti tim penyidik akan mempertimbangkan banyak hal," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023).

Ali menjelaskan, pertimbangan itu meliputi kepentingan dari keterangan pihak yang akan dipanggil penyidik.

"Pertama apakah seseorang dipanggil saksi itu penting dan dia dapat menerangkan pengetahuannya, ada begitu ya. Untuk menerangkan rangkaian dugaan perbuatan dari para tersangka, itu kepentingan penyidik memanggil seorang saksi," jelasnya dikutip dari Suara.

Kekinian, sejumlah dokumen dan alat elektronik telah diamankan penyidik dari enam ruangan di kantor DPR DKI Jakarta, termasuk dari ruangan Prasetyo Edi Marsudi dan Mohamad Taufik.

"Dokumen-dokumen atau barang bukti elektronik itu akan dikonfirmasi kepada tempat di mana bukti-bukti itu ditemukan, sehingga lebih jelas tentang apa yang dilakukan para tersangka," ujar Ali.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan