KPK Setop Selidiki Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK, Katanya Tak Ada Bukti Awal

  • Bagikan
Jubir KPK Ali Fikri (Foto: Dery Ridwansah/Jawapos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menghentikan dugaan suap yang dilakukan Ferdy Sambo ke LPSK. Kasus itu sendiri dilaporkan Tim Advokat dan Keadilan (TAMPAK).

Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan KPK menghentikan laporan tersebut karena tidak ditemukannya tindakan korupsi.

“Kami simpulkan sejauh ini kemudian belum terpenuhi unsur-unsur tindakan itu sehingga sudah selesai ya,” kata Ali kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Menurut Ali, untuk memproses laporan dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK pada tahap penyelidikan, KPK harus menemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.

“Yang pertama apakah itu ada tindak pidana atau tidak, kan begitu, baru kemudian berikutnya apakah itu korupsi atau bukan,” terang dia.

Anak buah Firli Bahuri itu mengatakan dengan data yang minim tersebut, maka KPK memutuskan untuk mengehentikan laporan dugaan suap Ferdy Sambo ke LPSK tersebut.

Apalagi, tambah Ali, belum terbukti dugaan adanya penerimaan suap dalam laporan yang dilayangkan TAMPAK itu.

“Apalagi lagi hanya menyebut amplop, apa pun amplop isinya tidak tahu,” tutur dia.

Sebelumnya, Advokat yang tergabung dalam Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (TAMPAK) melaporkan Ferdy Sambo ke KPK.

Itu atas kasus dugaan suap yang dilakukan kepada staf LPSK pada tanggal 13 Juli 2022 lalu.

Laporan itu dilayangkan ke KPK, karena diduga upaya suap yang dilakukan Ferdy Sambo itu termasuk kategori tindak pidana korupsi.

Sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama antara FAJAR.CO.ID dengan POJOKSATU.ID. Segala hal yang terkait dengan artikel ini adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari POJOKSATU.ID.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan