LPSK Sayangkan Tuntutan 12 Tahun Terhadap Richard Elizer, Novel Baswedan Sebut Telah Berjasa Ungkap Fakta Sebenarnya

  • Bagikan
Mantan penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Novel Baswedan

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyayangkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terjadap terdakwa pembunuhan Brigadir J, Richard Elizer.

Merespon hal itu, mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat suara. Menurutnya Richard Elizer berjasa ungkap fakta sebenarnya.

Hal itu ia sampaikan, berdasar dari pernyataan keluarga Brigadir J, yang telah memaafkan Richard Elizer karena dianggap telah jujur mengungkap kejadian sebenarnya di persidangan.

“Keluarga Korban justru apresiasi sikap RE (Richard Elizer) yang telah membuka fakta dengan menjelaskan kejadian sebenarnya,” ungkapnya, dikutip fajar.co.id dari cuitannya di Twitter, Kamis (19/1/2023).

Dengan begitu kata Novel, Richard Elizer bisa mendapatkan Justice Collaborator (JC) Karena dianggap bisa bekerja sama dengan penegak hukum.

“Dan hal itulah yg dimaksud untuk bisa mendapatkan JC,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, LPSK menyebut JPU dalam menentukan tuntutan terhadap Richard Elizer tidak mempertimbangkan Undang-Undang Saksi dan Korban.

Richard Elizer dituntut lebih tinggi dari tiga terdakwa lainnya, sementara kata LPSK, ia telah diajukan sebagai JC, dan konsisten mengungkap kejahatan secara terang menderang.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan