Pengadaan Alutsista di Kementerian Pertahanan, KPK Akui Lakukan Penyelidikan

  • Bagikan
Ali Fikri (istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui sedang melakukan penyidikan dugaan korupsi pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank-1 dan Tank-2 TNI AL di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI tahun 2012-2018.

KPK menduga, terdapat unsur tindak pidana korupsi dalam pengadaan alutsista tersebut.

“Dari hasil penyelidikan yang selanjutnya menemukan adanya peristiswa pidana dan bukti permulaan yang cukup, saat ini KPK melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank-1 dan Tank-2 TNI AL di Kemenhan RI tahun 2012-2018,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (19/1).

Dalam penyidikan tersebut, kata Ali, KPK telah menetapkan tersangka. Meski demikian, Ali masih enggan membeberkan siapa saja tersangka dan masih berfokus mengumpulkan alat bukti.

“KPK akan secara resmi mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai Tersangka, konstruksi perkara dan pasal yang disangkakan setelah progres pengumpulan alat bukti yang dilakukan Tim Penyidik kami anggap cukup,” tegas Ali.

Oleh karena itu, Ali berharap berbagai pihak yang akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank itu, untuk kooperatif. Hal ini penting, dalam rangka mengungkap perkara tersebut.

“Kami mempersilakan masyarakat untuk mengawasi dan mengawal penyidikan perkara ini dan kami pastikan seluruh proses penyidikannya berjalan sesuai mekanisme aturan hukum,” pungkasnya. (jpg/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan