Aksi Pembunuhan Berantai di Jawa Barat, Ini Tampan Wowon Cs

  • Bagikan
Pembunuh berantai Wowon Erawan (tengah) dan dua rekannya, Dede (kanan) dan Solihin (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Otak pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki tampaknya melibatkan keluarga terdekat dalam menjalankan aksinya, baik menjadikan sebagai pelaku maupun sebagai korban.

Rangkaian kasus pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur, Jawa Barat itu terjadi begitu kompleks.

Seperti halnya dalam menangani korban Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Siti yang tewas di Garut, Jawa Barat. Wowon memerintahkan Noneng yang berstatus sebagai mertua dari istrinya yang bernama Wiwin untuk membunuh Siti. Siti dibunuh karena menagih harta yang dijanjikan Wowon dari hasil penggandaan uang.

Wowon lalu berdalih harta untuk Siti ada di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Wowon kemudian menyuruh Noneng mengantar Siti ke NTB menggunakan kapal laut. Namun, dalam perjalanan, Siti diceburkan ke laut oleh Noneng.

“Noneng, karena diperintah oleh Wowon, dia mendorong Siti ke laut di Surabaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/1).

Siti pun tewas akibat tercebur ke laut. Jasadnya pun terombang ambing hingga ditemukan warga. Setelah teridentifikasi, jenazahnya dimakamkan di Garut.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan kasus tewasnya tiga orang di Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat tidak murni keracunan. Para korban dipastikan tewas akibat diracun. Korban meninggal adalah ibu dan anak atas nama AM, 35; RAM, 21; dan MR, 19.

“Dari fakta awal ada fakta baru bahwa narasi yang dikembangkan mati keracunan tidak benar, tapi itu pembunuhan,” kata Fadil.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan