Madrid Sempat Tertinggal 0-2, Ancelotti Marah-marah di Ruang Ganti

  • Bagikan
Carlo Ancelotti. (Foto: Getty Images via situs Madrid)

FAJAR.CO.ID, VILLAREAL—Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti berbicara blak-blakan dalam konferensi pers di Estadio de la Cerámica pasca kemenangan 3-2 atas Villarreal yang meloloskan mereka ke perempat final Copa del Rey.

Ia mengaku sangat murka setelah anak asuhnya tertinggal dua gol di babak pertama. “Saya benar-benar marah saat turun minum dan saya memutuskan untuk mengambil risiko dan menekan tinggi ke atas,” katanya di situs Madrid.

Ancelotti mengatakan anak asuhnya bermain buruk di awal laga. “Kami tidak cukup kuat dalam duel kami dan saya mengatakan kepada mereka untuk bangun, masih ada waktu untuk kembali. Mereka pasti bangkit,” bebernya.

Di paruh kedua, Ancelotti memuji reaksi anak asuhnya. “Itu bukan babak pertama yang bagus dan kami tidak bisa bermain seperti itu. Di babak kedua, itu adalah reaksi yang luar biasa, seperti biasanya,” tegasnya.

Sang oelatih pun memuji reaksi anak asuhnya. Namun, ia menegaskan itu tidak boleh terjadi lagi. “Klub ini tidak pernah menyerah tetapi kami tidak bisa menunggu sampai menjelang akhir pertandingan untuk bereaksi," tandasnya.

Pada laga hari ini, Villarreal memimpin 2-0 di babak pertama berkat gol Etienne Capoue (4) dan Samuel Chukwueze (42).  Madrid lantas membalikkan keadaan di babak kedua dengan gol-gol Vinicius Junior (57), Eder Militao (69), dan Dani Ceballos (86). (amr)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan