Makassar Paling Diminati Investor, Hotel hingga Properti Jadi Incaran

  • Bagikan
Penopang Investasi.Suasana salah satu perumaha elite di Kota Makassar. Sektor properti menjadi salah satu penopang investasi terbesar di Kota Makassar.(Dok Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Pemprov mencatat ada lima wilayah di Sulsel paling diminati investor. Paling besar adalah di Kota Makassar.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel, Kota Makassar meraih investasi Rp3,021 triliun hingga kuartal III 2022. Investasi paling besar di Makassar adalah hotel, restoran, konstruksi, dan perumahan.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dengan nilai investasi Rp1,968 triliun. Mayoritas investasi di daerah paling timur Sulsel itu adalah pertambangan dan industri logam. Daerah ini dilirik banyak investor.

Posisi ketiga ditempati Kabupaten Bantaeng. Daerah berjuluk Butta Toa ini meraih investasi Rp1,293 triliun. Investasi besar di masuk di Bantaeng karena ditopang industri smelter. Sejak 2012, PT Huadi Nickel Alloy Indonesia telah membangun smelter delapan tungku.

Analis ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Syamsuri Rahim, pertumbuhan investasi harus dirawat dengan menjaga iklim investasi yang tetap sejuk.

Dia yakin tahun ini investasi masih melejit meski memasuki tahun politik. Sebab, tidak ada persaingan ketat seperti pada 2019 lalu.

"Kondisi politik jelang pemilihan umum diprediksi tidak akan banyak mempengaruhi iklim investasi, tetap tumbuh," ujar Syamsuri, kemarin.

Namun pemerintah harus tetap mengantisipasi potensi gejolak. Tokoh masyarakat dan tokoh politik layak dilibatkan untuk meredam potensi gejolak.

”Memang investasi itu sangat ditentukan dengan iklim sosial. Tetapi pemerintah perlu melibatkan tokoh masyarakat maupun politik untuk meredam gejolak yang bisa saja terjadi,” jelasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan