Koalisi Anies Sulit Sepakat, Pengamat Beber Upaya Bagi-bagi Jatah Menteri

  • Bagikan
Anies Baswedan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Sejumlah komitmen koalisi telah terbentuk. Dalam hal paket capres-cawapres, mereka kesulitan deal.

Belum ada figur yang benar-benar mereka sepakati secara resmi. Dukungan partai terkait capres-cawapres masih sangat cair, kecuali Nasdem dan PDIP yang kemungkinan tak bisa bergeser lagi.

Nasdem memutuskan Anies Baswedan capres, sedangkan PDIP memastikan kader jadi usungan: antara Puan Maharani atau Ganjar Pranowo. Partai lain, meski cenderung ke figur tertentu, belum berani mengajukannya sebagai usungan koalisi.

Partai dinilai masih sibuk melakukan negosiasi dengan calon koalisi. PKS dan Demokrat, misalnya, Hingga kini, tak satu pun partai yang kokoh. Meski Nasdem lebih awal mendeklarasikan capres, partai bentukan Bos Metro TV, Surya Paloh, itu terkendala kursi.

Nasdem mengoleksi 10,26 persen. Dengan angka itu, masih butuh setidaknya angka sekian untuk memenuhi angka presidential threshold 20 persen. Jika PKS dan Demokrat jadi bergabung, langkah Nasdem mencapreskan Anies, aman.

Sayang, PKS dan Demokrat yang sejak awal menyatakan akan bergabung, tak kunjung memberikan kepastian. Bahkan, hingga kini belum ada jadwal pasti kapan keduanya melakukan deklarasi. Dalih keduanya sama. Tak perlu terburu-buru karena partai lain pun belum bersikap.

Dalam hal ini, Demokrat dan PKS masih terus bernegosiasi. Misalnya, pola bagi-bagi kekuasan ketika mereka sepakat mengusung Anies, lalu usungan memenangkan Pilpres 2024.

Walaupun di antaranya, Demokrat, maupun PKS tidak mendapatkan posisi calon presiden sekali pun, mereka tentu harus memastikan tetap punya kontrol terhadap koalisi. Seberapa besar kontrol yang bisa mereka dapatkan dalam koalisi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan