REI Sulsel Minta Waspadai Iming-Iming Investor Asing, Bisa Hambat Bisnis Properti

  • Bagikan
Ketua DPD REI Sulsel, M Sadiq

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Sektor properti di Sulawesi Selatan menyambut 2023 dengan optimisme tinggi.

Hal ini terlihat dari prediksi meningkatnya penjualan seiring terus membaiknya ekonomi. Realisasi ditarget 25.000 unit, baik tipe komersil dan subsidi.

Ketua DPD Real State Indonesia (REI) Sulsel, Muhammad Sadiq saat ditemui menyakini target tersebut akan tercapai. Olehnya, meminta jajaran untuk fokus meningkatkan bisnis.

Dia mengimbau jangan gampang terpengaruh iming-iming investor. Dalam artian, selektif jika ada tawaran mengatasnamakan investor. 

Pasalnya, menurut dia sebagian investor (bermasalah) melihat potensi pada perusahaan properti yang berkembang dan memiliki track record yang bagus serta mempelajari peluang bisnis ke depan. 

"Saya imbau anggota REI agar lebih waspada, jangan sampai terhasut janji investor," katanya, Jumat (31/12/2021). 

Dia menjelaskan, Investor yang tidak bertanggung jawab biasanya mempunyai modus tersendiri. Misalnya, berbagi keuntungan yang tinggi.

"Perlu dicatat, tidak semua investor berniat berbagi keuntungan. Biasanya, investor yang niatnya tidak baik akan mendesak di awal untuk membuat perjanjian,"

"Penandatanganan surat pernyataan dianggap kuat sebagai  pegangan. Namun harus hati-hati karena setelah semua itu rampung dana tidak kunjung ditransfer. Bisa juga ditransfer tapi jumlahnya tak sesuai dengan perjanjian," sambungnya. 

Olehnya itu, M Sadiq menegaskan, investor semacam itu harus diwaspadai. 

"Mereka rerata sudah lihai, dan surat pernyataan yang dipegangnya dijadikan bukti hukum yang sah," tegasnya. 

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan