Soroti Kenaikan Biaya Haji yang Nyaris 80 Persen, Yan Harahap: Ngiler Amat Sama Dana Ummat

  • Bagikan
Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat kubu AHY Yan Harahap (instagram.com/@yanharahap)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Politisi Demokrat Yan Harahap merespon sinis wacana Kementerian Agama (Kemenag) menaikkan biaya haji.

Rencana kenaikan biaya haji 2023 ini, mulanya dinyatakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas. Ia mengusulkan biaya haji naik menjadi Rp69 juta.

"Sadis ini. Kenaikkannya hampir 80 persen. Ngiler amat sama dana umat," kata Yan melalui cuitannya di Twitter, Jumat (20/1/2023).

Diketahui sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan rerata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H/2023 M sebesar Rp 69.193.733,60. Atau 70 persen dari usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mencapai Rp98.893.909,11.

Dibanding tahun sebelumnya, usulan BPIH 2023 naik Rp 514.888,02. Namun, secara komposisi, ada perubahan signifikan antara komponen Bipih yang harus dibayarkan jemaah, dan komponen yang anggarannya dialokasikan dari nilai manfaat (optimalisasi).

BPIH 2022 sebesar Rp 98.379.021,09 terdiri dari Bipih sebesar Rp 39.886.009,00 (40,54 persen) dan nilai manfaat (optimalisasi) Rp 58.493.012,09 (59,46 persen).

Sementara usulan Kemenag untuk BPIH 2023, yang berjumlah Rp 98.893.909,11, terdiri dari Bipih sebesar Rp 69.193.734,00 (70 persen) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp 29.700.175,11 (30 persen).

Walau demikian, ia menegaskan, skema tersebut masih merupakan usulan.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan