Tuntutan Kepala Desa Tuai Kritik Tajam Publik, Pengamat: Sasaran Aslinya Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

  • Bagikan
Kades se-Indonesia menuntut perpanjangan masa jabatan. (INT)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Setelah wacana perpanjangan masa jabatan presiden, publik kini dikabarkan dengan jabatan kepala desa (kades) yang akan diperpanjang sembilan tahun.

Usulan itu disampaikan massa aksi yang merupakan kepala desa dari berbagai daerah, mereka mendatangi kantor DPR RI untuk berdemonstrasi pada Selasa (17/1/2023).

Pengamat kebijakan publik, Gigin Praginanto, mengatakan, aksi mereka tidak mungkin dilakukan tanpa ada yang mendalangi.

“Bagi saya tak mungkin mereka bergerak tanpa bandar,” ungkapnya melalui cuitan Twitter @giginpraginanto, Sabtu (21/1/2023).

Menurut Gigin, tuntutan para kades itu hanya dalih. Tuntutan sebenarnya lebih dari itu, yakni perpanjangan masa jabatan presiden.

“Perpanjangan masa jabatan kepala desa cuma sasaran antara. Sasaran aslinya perpanjangan masa jabatan presiden,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, tuntutan para kades kata Budiman Sudjatmiko telah disetujui secara lisan oleh Presiden Joko Widodo.

Ketua Panitia Khusus Rancang Undang-Undang Desa itu menyebut presiden menganggap usulan tersebut masuk akal.(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan