AHY Sebut Ada Pihak yang Tak Ingin Koalisi Perubahan Terwujud, Sindir Elite Istana?

  • Bagikan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis, (12/1/2023).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Koalisi Perubahan dinilai memiliki risiko yang terlalu tinggi bagi mereka yang berada di luar koalisi.

Oleh karena itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai ada pihak yang tidak ingin Koalisi Perubahan terwujud.

AHY menyebut, dalam kondisi saat ini, masyarakat makin banyak yang menginginkan perubahan di dalam tubuh pemerintahan.

"Karena itu, mereka berupaya agar Koalisi Perubahan ini tidak terjadi. Demokrat per hari ini tetap berupaya dan berharap Koalisi Perubahan ini bisa terjadi," ujar AHY, Minggu (22/1/2023).

Di Indonesia sendiri lanjut AHY, tidak banyak tokoh atau figur yang memperjuangkan atau akan memperjuangkan perubahan.

Menurutnya, Demokrat menjadi salah satu yang paling terdepan dalam menentukan sikap ingin memperjuangkan perubahan dan perbaikan.

"Lalu, Demokrat mencari siapa yang bisa bersahabat dengan semangat Partai Demokrat itu," jelas dia.

Lanjutnya, sebelum mencari tokohnya siapa, perlu juga mengetahui keinginan masyarakat, bukan hanya dari survei, melainkan juga ketika Demokrat berdialog dengan masyarakat, keliling Nusantara, bertemu dengan rakyat, petani, nelayan, pelaku UMKM, ibu-ibu rumah tangga, anak-anak muda, dan berbagai kalangan masyarakat lainnya. AHY menyebut harapan perubahan itu ada dan makin kuat.

Dengan begitu, tidak berlebihan jika ia bersama dengan Demokrat kini tengah mencari sahabat yang bisa berjuang bersama-sama, yang memiliki kemiripan dengan perjuangannya.

"Di antaranya dengan Mas Anies (Anies Baswedan), dan harapannya ke depan ini bisa makin baik hubungannya. Saat ini kami terus membangun komunikasi. Kami bersahabat sudah cukup lama, bisa saling memahami pikiran, perasaan, dan harapan ke depan," ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan