Saudi Berikan Diskon 30 Persen, Tapi Biaya Haji Malah Naik 2 Kali Lipat, Gus Umar: Aneh Memang Menag RI Ini!

  • Bagikan
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan alias Gus Umar, mendadak menyentil usulan Menteri Agama (Kemenag) RI untuk menaikkan biaya Haji. 

"Aneh memang menag RI ini?," ujar tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu dikutip dari unggahan twitternya, @Umar_Syadat770 (22/1/2023).

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan biaya paket haji pada 2023 lebih murah dari tahun sebelumnya.

Perwakilan Kementerian Haji dan Umrah untuk Layanan Haji dan Umrah, Amr bin Reda Al Maddah, mengatakan paket haji tahun ini 30 persen lebih murah dibandingkan tahun 2022.

Namun, ia tak menjelaskan lebih rinci apakah paket haji tersebut berlaku untuk semua jemaah, baik internasional maupun domestik.

Berdasarkan laporan Gulf News pada 15 Januari 2023, Al Maddah hanya mengatakan kategori domestik dibagi berdasarkan perusahaan penyedia layanan. Karena itu, program ini akan diputuskan sesuai jenis layanan yang tersedia di kamp.

Meskipun Arab Saudi menurunkan biaya Haji, namun tetap menjadi sorotan publik belakangan ini. Hal itu usai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan biaya haji yang dibebankan kepada jemaah naik menjadi Rp 69 juta.

Menurut Yaqut Cholil, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dana nilai manfaat di masa depan. Sementara itu, pada 2022, biaya haji yang dibebankan kepada jemaah hanya sekitar Rp 39 juta.

Usulan pemerintah tersebut menuai kritik dari berbagai pihak mulai dari DPR hingga organisasi masyarakat Islam. Beberapa menilai jumlah itu memberatkan masyarakat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan