Soroti Kerusuhan di Dogiyai, Natalius Pigai: Presiden Jokowi Jangan Pura-pura Diam!

  • Bagikan
Natalius Pigai

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Mantan Anggota Komisi Nasional Hal Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, kembali menyoroti kerusuhan yang terjadi di Dogiyai Papua.

Dikatakan Natalius, kasus-kasus HAM yang merupakan penjahat kemanusiaan dibebaskan tanpa syarat di pengadilan.

"Dibebaskan tanpa syarat di pengadilan yang sesat. Hilang harapan pada negeri," ujar Natalius dikutip dari cuitan twitternya, @NataliusPigai2 (22/1/2023).

Atas adanya pembiaran terhadap pelanggaran HAM di Indonesia, menurut Natalius bisa membuat rakyat menemukan pola pembalasan.

"Presiden Jokowi jangan pura-pura diam di beberapa kabupaten di Papua pedagang dan warga migran sudah Kosong! Buka Dialog!," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan terjadi di wilayah Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Sabtu (21/1/2023).

Massa dikabarkan membakar sejumlah kios. Peristiwa ini buntut penembakan yang menewaskan seorang pria di Dogiyai.

Adapun warga Kabupaten Dogiyai, dibuat geger dengan aksi penembakan yang menewaskan seorang pria.

Penembakan itu bermula dari sejumlah truk dari Kabupaten Paniai menuju Kabupaten Nabire yang dipalang dan dilempari oleh sejumlah orang yang diduga mabuk. Seseorang dari sopir truk tiba-tiba melepaskan tembakan.(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan