Anggota TGIPF Minta Waspadai Asprov dan Exco Yang Cuma Cari Keuntungan

  • Bagikan
Ilustrasi PSSI


FAJAR.CO.ID
,JAKARTA -- Federasi tertinggin sepakbola Indonesia atau PSSI diminta untuk mewaspadai Asosiasi Provinsi (Asprov) atau Exco yang dinilai cuman mencari keuntungan ketika bergabung.

Hal tersbeut diungkapkan oleh anggota  Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Kanjuruhan yang juga jurnalis senior, Anton Sanjoyo.

Dirinya mengingatkan untuk para Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI untuk mewaspadai hal tersebut. 

Dirinya mengaku tahu betul masalah persepakbolaan kita itu bukan cuma di federasi sepak bola Indonesia.

"PSSI memang sangat bermasalah karena orang-orangnya itu-itu juga. Dan sekarang kalau pun ada 2 calon ketum PSSI yang paling dominan,” kata Anton Sanjoyo  dalam acara Kasih Paham bertajuk "Masa Depan Sepak Bola Indonesia" yang disiarkan BTV pada Senin (23/1). 

Anton pun ragu kepada para caketum ataupun nantinya ketua yang terpilih untuk bisa mengendalikan para Exco.

“Apakah mereka mampu mengendalikan exco yang notabene dan dipilih oleh voters," ujarnya.

Untuk para voters yang berasal dari klub sepakbola dirinya masih menaruh kepercayaan. Karena menurutnya masih memakai nalar kecerdasan dan otak.

Sebaliknya, Anton menilai orang-orang tidak ada otaknya ada pada asprov sebagai voters. 

Mereka dinilai orang-orang yang tidak punya kapabilitas yang memilih anggota exco untuk mengurus sepak bola secara benar.

Maka dari itu ia meminta klub yang benar harus kompak memilih pengurus PSSI yang mau mengurus dan mengembangkan sepak bola Indonesia.

"Tetapi untuk voters dari asprov, saya sampaikan bahwa mereka itu memang hanya butuh duit saja datang ke kongres atau KLB, alias butuh uang saku saja dan mereka tidak memikirkan sepak bola ke depannya sama sekali," ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan