Ingin Contoh Jepang, Erick Thohir: Jangan Sampai Sepak Bola Memberikan Kesedihan

  • Bagikan
Erick Thohir saat mendaftar jadi calon ketua umum PSSI.

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Bakal Calon Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku ingin mencontoh apa yang dilakukan sepakbola Jepang pada 1991.

Hal tersebut merupakan targer jangka panjang andai dia nantinya terpilih dan sudah ia rencanakan.

Menteri BUMN itu bahkan sudah menentukan arah persepakbolaan Indonesia, bagaimana kedepannya jika ia yang memimpin.

Dirinya mengaku butuh kerja sama dari berbagai pihak seperti pemerintah, masyarakat, asosiasi, dan pemilik klub itu sendiri.

“Tidak mungkin yang namanya kita ingin membangun sesuatu, pemerintah, masyarakat, asosiasi, dan pemilik klub itu berbeda pemikiran. Semua harus bisa berjalan dengan baik,” Kata Erick Thohir setelah menghadiri peresmian Pracima Tuin Mangkunegaran, beberapa waktu yang lalu.

Mantan bos Inter Milan ini, mengaku akan mencoba contoh apa yang dilakukan Jepang pada tahun 1991.

Yang dimana Jepang punya peta biru 100 tahun untuk sepakbolanya. dan terbukti Jepang kini berprestasi, salah satunya berhasil berlaga di ajang Piala Dunia 2022.

“Itu tidak terpikir, tetapi rencana itu yang harus ada. Akhirnya kita lihat sekarang, Timnas Jepang bisa main di World Cup. Nah ini yang harus kita lakukan,” ujarnya.

Erick menegaskan bahwa dia ingin sepak bola Indonesia harus menjadi ruang persatuan yang bisa memberikan kebahagiaan untuk orang banyak.

Salah satu langkah pertama yang ingin ia lakukan jikalau terpilih nantinya, adalah membongkar tubuh PSSI.

“Jangan sampai sepak bola memberikan kesedihan (seperti Tragedi Kanjuruhan). Ada orang tua kehilangan anaknya, atau kakak kehilangan adiknya lagi.” ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan