Terkait Kasus Formula E, Dua Pejabat Tinggi KPK Diadukan ke Dewas KPK

  • Bagikan
FOTO: ANTARA

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Endar Priantoro, serta Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dilaporan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Kedua pejabat tinggi KPK itu, dilaporkan terkait dugaan melanggar perintah atasan.

Pelaporan itu diduga berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi pada ajang balap mobil listrik Formula E di Jakarta. Dewas KPK sedang menelaah adanya laporan tersebut. “Laporan sudah diterima Dewas dan sedang dipelajari, yang dilaporkan Dirlidik dan Deputi Penindakan,” kata Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris dikonfirmasi, Selasa (24/1).

Pelaporan terhadap kedua pejabat tinggi di KPK dilakukan oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM). Namun, Dewas KPK tidak menjelaskan secara rinci LSM tersebut. “Pelapornya sebuah LSM,” ucap Haris.

Disinyalir, pelaporan itu dibuat karena tim penyelidik tak kunjung menaikkan status penyelidikan dugaan korupsi Formula E ke tahap penyidikan. Bahkan, tiga pimpinan KPK dikabarkan juga sempat mendatangi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memaksakan adanya kerugian negara dalam ajang balap Formula E.

Ekspos itu digelar KPK bersama BPK pada Selasa (10/1) lalu yang didampingi tiga pimpinan KPK yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata dan Johanis Tanak. Gelar perkara itu juga turut melibatkan tim penindakan KPK termauk Karyoto, Endar Priantoro, Direktur Penyidikan Asep Guntur, Plh Direktur Penuntutan, Satgas Lidik, Satgas Sidik, dan Satgas Penuntutan.

Gelar perkara oleh KPK itu sempat mendapat kritik dari mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto alias BW. Menurutnya, permintaan audit BPK hanya bisa dilakukan jika kasus dugaan korupsi sudah naik ke tahap penyidikan. Sementara, kasus pengusutan Formula E masih dalam penyelidikan. “KPK sudah sengaja menarik BPK untuk melakukan tindakan melawan hukum,” ucap BW, Senin (16/1).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan