Judicial Review UU Sistem Pemilu di MK, Parpol Harap Segera Ada Putusan

  • Bagikan
Ilustrasi Pemilu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Putusan gugatan judicial review tentang sistem pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), sudah ditunggu-tunggu publik terutama partai politik (parpol).

Gugatan kasus itu hingga kini masih dalam proses sidang di MK. Parpol yang memiliki kepentingan langsung dengan undang-undang tersebut sangat menunggu perkara itu segera putus.

Hal itu karena berkaitan dengan persiapan para bakal calon anggota legislatif (caleg).

Wakil Ketua Umum DPP PAN Yandri Susanto berharap sebaiknya MK secepatnya memutuskan uji materi Undang-Undang (UU) tentang Pemilu.

”Lebih cepat lebih baik diputuskan,” tuturnya dalam konferensi pers di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin (24/1).

Yandri menjelaskan, para bakal caleg tentu butuh waktu untuk persiapan. Mulai mengurus surat kelakuan baik, surat kesehatan, hingga persiapan lainnya. Itu semua tidak bisa dilakukan secara dadakan. Tapi membutuhkan waktu yang cukup.

Saat ini, lanjut Yandri, banyak bakal caleg yang menunggu putusan MK. Baik bakal caleg lama maupun yang baru. Mereka seolah-olah tersandera dengan putusan MK yang hingga sekarang belum jelas. Apakah nanti diputuskan sistem proporsional terbuka atau tertutup.

Wakil ketua MPR RI itu menegaskan, jika pemilu diputuskan menggunakan sistem proporsional tertutup, hal itu seperti tsunami bagi pencalegan yang sekarang mulai dilakukan parpol. ”Artinya, caleg kemungkinan akan mundur secara massal,” ucap dia.

Sebaliknya, jika sistemnya tetap proporsional terbuka, semangat untuk membangun demokrasi akan sangat tinggi. Karena itu, pihaknya berharap putusan MK nanti sama dengan putusan yang pernah dikeluarkan pada 2008, yaitu sistem proporsional terbuka.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan