Kenang Lieus Sungkharisma, Yusril Ihza Mahendra: Saya Kehilangan Sahabat yang Baik Hati

  • Bagikan
Lieus Sungkharisma

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mengenang Lieus Sungkharisma. Aktivis yang dikabarkan meninggal pada Selasa (25/1/2023).

Yusril mengenang Lieus sebagai orang yang selalu bersebrangan dengan pemerintahan. Menurutnya, itu hal wajar dalam negara demokrasi.

“Lius adalah sahabat saya sejak saya kenal di awal reformasi 1998. Dia orang baik dan kritis,” kenang Yusril, dikutip dsri cuitannya di Twitter, Rabu (25/1/2023).

Pakar Hukum Tata Negara ini menuturkan, saat orde baru runtuh, dan memasuki masa reformasi di era Gus Dur, dirinya mengajukan pengajuan formal terhadap keberadaan Agama Konghuchu.

“Lius sangat senang ketika tahu saya menggagas pengakuan formal negara terhadap Agama Konghucu yang saya ajukan ke Presiden Gus Dur dalam sidang kabinet,” tuturnya.

“Gus Dur menerima usul tersebut dan sejak itu, Konghucu diakui sebagai agama yang hidup dalam masyarakat Indonesia,” sambungnya.Ia sendiri tidak tahu pasti agama Lieus, namun ia menduga aktivis keturunan Tionghoa itu seorang penganut Buddha.“

Lius nampaknya seorang Buddhis. Ia sangat akrab dengan tokoh-tokoh dari segala agama, termasuk Habib Rizieq Shihab. Kini Lius telah pergi mendahului kita. Saya kehilangan seorang sahabat yang baik hati. Selamat jalan Lius,” imbuhnya lirih.(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan