Mengerikan, Seorang Perempuan Dilucuti Lalu Dibakar Hidup-hidup

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SORONG -- Aksi tak berprikemanusiaan terjadi di Kokoda, Kota Sorong, Papua. Seorang perempuan dibakar hidup-hidup oleh sejumlah warga.

Atas aksi tak manusiawi itu, Koordinator Nasional Gerakan Peduli Anak (GPA), Nihayatul Wafiroh mengecam keras aksi anarkis warga di Kokoda, Kota Sorong, Papua.

“Saya sangat mengecam aksi pembakaran seorang perempuan di Kota Sorong, itu aksi yang sangat tidak berprikemanusiaan,” kata perempuan yang akrab disapa Ninik kepada wartawan, Rabu (25/1).

Ninik mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat dibenarkan, apalagi sampai terjadi pembunuhan.

“Saya minta aparat kepolisian setempat segera mengusut kasus itu, tangkap para pelaku, karena kekerasan dengan apapun tidak bisa dibenarkan,” imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah main hakim sendiri. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus dijaga dan memprioritaskan proses hukum.

“Tentu ini jadi warning bagi kita semua untuk tidak mudah main hakim sendiri. Sesalah-salahnya orang tetap saja tidak boleh dibunuh dengan keji, kita negara hukum,” tegas Ninik.

Sebelumnya seorang perempuan di Kota Sorong, Papua Barat dibakar hidup-hidup oleh warga pada Selasa (23/1). Dia dituduh sebagai penculik anak.

Korban selanjutnya dianiaya oleh warga. Dia pun dilucuti pakaiannya hingga setengah telanjang. Lalu korban disiram bensin dan dibakar.

Pihak kepolisian yang berjaga di sana berusaha melerai, namun warga yang terlalu banyak membuat aksi anarkis tidak terhindarkan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan