Profil Lieus Sungkharisma, Aktivis yang Dekat dengan HRS, Pernah Dukung Jokowi Lalu Beralih ke Anies

  • Bagikan
Lieus Sungkharisma

Sejak saat itu pula, Lieus makin menunjukkan kritik keras dan pedas kepada pemerintahan. Salah satunya mulai dekat dengan Habib Rizieq Shihab.

Selain itu, Lieus juga terlibat aktif dalam aksi 212 yang mengantarkan Ahok ke penjara dalam kasus penistaan agama.

Sikap berseberangan itu juga ditunjukkan Lieus dengan tak lagi menjadi pendukung Jokowi.

Melainkan mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Lieus Sungkharisma juga pernah ditangkap Polda Metro Jaya atas tudingan kasus makar.

Lieus saat itu ditangkap bersama Eggi Sudjana dan Kivlan Zen yang sama-sama berseberangan dengan pemerintah.

Mereka dituduh melakukan makar karena terus menyuarakan people power serta menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019.

Selain dikenal sebagai aktivis, Lieus Sungkharisma juga pernah mendirikan partai politik tapi gagal.

Di Partai Reformasi Tionghoa Indonesia (PARTI), Lieus Sungkharisma menjabat sebagai ketua umum.

Ia juga dikenal banyak bergelut dalam organisasi masyarakat. Sejumlah jabatan sebagai ketua umum pernah dijabatnya semasa hidup.

Di antaranya Ketua DPP Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) dan DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Juga Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi) pada tahun 1985, Perhimpunan Pengusaha Tionghoa DKI Jakarta, sampai Multi Culture Society, sekaligus Wakil Presiden The World Peace Committee.

Lieus tercatat juga pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Depinas SOKSI (Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) periode 1986-1991.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan