Biaya Haji Naik dan APBN 70 Persen dari Pajak, Dokter Tifa: Indikasi Negara Kehabisan Uang Sudah Seterang Matahari Siang Hari 

  • Bagikan
ilustrasi -- Jemaah melaksanakan tawaf mengelilingi Kakbah di Masjidilharam. (MEDIA CENTER HAJI 2022)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kritikus Tifauzia Tyassuma terus menyoroti kebijakan pemerintah.

Kali ini terkait dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1444 H/2023 M.

Diketahui, kementerian Agama telah mengusulkan BPIH menjadi Rp69 juta per jemaah. Padahal di tahun sebelumnya hanya Rp39,8 Juta.

Di sisi lain kata dia, penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), 70 persen dari pajak.

“Jalan biasa berbayar, ongkos haji naik 50%,

APBN 70% dari penerimaan pajak,” ucapnya dalam unggahannya, Kamis, (26/1/2023). 

Dengan kebijakan ini kata dia jelas ada indikasi bahwa Indonesia sudah kehabisan uang.

“Indikasi negara kehabisan uang sdh seterang matahari siang hari,” tandas Dokter Tifa-sapaannya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan