Jokowi Kaget Ada Usul Biaya Haji Dinaikkan, Helmi Felis Sebut Presiden Kalau Ada Kegaduhan Tinggal Kaget Saja

  • Bagikan
Pegiat Media Sosial, Helmi Felis

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kader Partai Ummat Helmi Felis, mendadak menyentil respons yang diperlihatkan Presiden Jokowi atas usulan dinaikkannya biaya Haji.

"Jadi Presiden di era kekacauan ini, tanggung jawab sudah tidak diperlukan," ujar Helmi Felis dikutip dari unggahan twitternya, @HelmiFelis__ (26/1/1023).

Pegiat Media sosial itu kemudian juga menyinggung soal kagetnya Jokowi mengetahui adanya usulan tersebut.

"Kalau ada gaduh atas suatu kebijakan, atau rencana kebijakan, bisa tinggal kaget aja," tukasnya.

"Apa susahnya jadi Presiden? Enak toh? Mantep toh?," sambung dia.

Sebelumnya, Jokowi mengaku kaget mendengar berita bahwa biaya haji untuk tahun 2023 naik selangit. Dirinya pun menegaskan bahwa biaya haji tahun 2023 masih dalam proses kajian.

Menurut Presiden, biaya haji yang diusulkan oleh Kementerian Agama masih belum final. Saat ini, pemerintah masih melakukan proses kajian dan kalkulasi terkait biaya haji tahun 2023.

Sebelumnya diberitakan, pada rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR (19/1/2023), Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama (Menag) memberikan usulan biaya Perjalanan Haji 1444H/2023M per jamaah naik menjadi Rp 69,2 juta.

Adapun berbagai komponen yang mengalami kenaikan tersebut seperti biaya angkutan udara, biaya hotel, biaya pemondokan, biaya transportasi darat, biaya katering, dan biaya obat-obatan.

Terpisah, Mustolih Siradj selaku Komnas (Ketua Komisi Nasional (Haji dan Umrah) menyampaikan bahwa alasan naiknya biaya haji seperti yang diusulkan oleh Kemenag yaitu agar keberlangsungan keuangan haji tetap terjaga.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan