Kabar Baik, Pusat Akan Turun Perbaiki Jalan Kabupaten, 58 Persen Dalam Kondisi Rusak

  • Bagikan
Ilustrasi salah satu jalan kabupaten yang rusak berat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jalan kabupaten dominan masih rusak. Pemerintah pusat akan turun tangan membantu memperbaikinya.

Presiden Joko Widodo mengumpulkan beberapa menteri di Istana Merdeka untuk rapat percepatan pembangunan jalan daerah, Rabu, 25 Januari. Rencananya, Jokowi akan menerbitkan instruksi presiden (inpres) sebagai petunjuk pelaksanaan kebijakan pembangunan jalan daerah.

"Tadi telah diputuskan akan ada inpres untuk jalan daerah yang ruas-ruas jalannya tentu akan diputuskan bersama, dalam hal ini leading sector-nya adalah Kementerian PUPR," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa seusai rapat.

Saat ini hanya sekitar 42 persen dari 480 ribu kilometer jalan kabupaten/kota yang dikategorikan dalam kondisi mantap. Oleh karena itu, pemerintah akan membantu membangun jalan daerah yang berstatus tidak mantap hingga mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 65 persen pada 2024 mendatang.

"Kita akan memulai dengan membantu sekitar hampir 9 ribuan kilometer jalan dari yang diusulkan kira-kira sekitar 32.000 kilometer," ungkap Suharso. Tidak semuanya langsung dikerjakan. Harus ada pengujian.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan sejak April 2022, pemerintah telah menyiapkan inpres yang di dalamnya terdapat rincian prioritas jalan daerah. Jalan daerah yang diprioritaskan adalah jalan yang terhubung dengan kawasan-kawasan industri.

“Hanya 42 persen yang mantap. Berarti ada yang rusak ringan hingga rusak berat,” katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan