Meski Tidak Terlalu Kompetitif, Ridwan Kamil Dinilai Cawapres Berpotensi Jika Berpasangan dengan Ganjar

  • Bagikan
Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Foto/IST

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Bergabungnya Ridwan Kamil pada partai Golkar, dinilai pengamat mengubah peta politik di Indonesia.

Meski selalu muncul sebagai figur dalam beberapa survei sebagai calon presiden (capres), Gubernur Jawa Barat (Jabar) ini mengaku tahu diri. Sebab Golkar disebut tetap mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres.

Survei teranyar Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut, orang nomor satu di Jabar ini memiliki nilai politik di Jawa Barat, setidaknya masuk tiga besar dalam persaingan Pilpres.

Namun jika merujuk pada survei SMRC Desember 2022, dibanding Anies Baswedan, Khofifah Indra Parawansa, dan Ganjar, nama Ridwan Kamil tidak sekuat tiga nama tersebut. Jika dilihat dari data ini, untuk menjadi calon presiden, Ridwan Kamil masih berat.
 
“Berdasarkan data ini, untuk menjadi calon (presiden) dari Golkar, (Ridwan Kamil) belum meyakinkan,” kata pendiri SMRC Saiful Mujani, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (26/1/2023).

Namun jika Ridwan Kamil, misalnya, berkampanye untuk tokoh lain di luar Prabowo dan Anies, hal itu potensial menggerus suara dua tokoh tersebut. Apalagi mengingat Jabar sebagai provinsi dengan hak pilih terbanyak di Indonesia.

Peluang lainnya, kata Saiful ketika Ridwan Kamil menjadi calon wapres mendampingi Ganjar Pranowo, maka pasangan ini tinggal memaksimalkan dukungan dari daerah lain.

“Jawa Barat yang awalnya dimenangkan secara mutlak oleh Prabowo tidak akan bisa terjadi seperti itu lagi kalau Ridwan Kamil maju sebagai calon wakil presiden atau menjadi vote-getter untuk mendukung calon presiden selain Prabowo dan Anies,” terangnya
 
“Itu nilai politik elektoral dari Ridwan Kamil,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan