Anak Buah Diduga Lakukan Pungli, Eri Cahyadi Janji Seret ASN Pungli ke Pihak Penegak Hukum

  • Bagikan
Wali Kota Surabaya saat berada di rumah duka ayahnya, Urip Soewondo yang meninggal pada 22 Januari 2023 (Dimas Nur Apriyanto/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, bergerak cepat mengatasi adanya dugaan pungli yang dilakukan oknum ASN.

Wali Kota (Walkot) Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, pihaknya siap melaporkan oknum aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat melakukan pungutan liar (pungli), ke kejaksaan negeri setempat.

Cak Eri -demikian karib disapa-, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait dengan oknum ASN yang terlibat pungli.

“Saya pastikan tidak ada celah bagi oknum ASN yang terlibat pungli,” kata Cak Eri panggilan lekatnya, dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, dikutip dari Antara, Kamis (2/1).

Menurut dia, tindak lanjut yang dilakukan oleh pemkot saat ini adalah pemeriksaan. Setelah pemeriksaan, pemberian sanksi berat terhadap oknum yang terlibat pungli.

“Itu yang di Bangkingan, ya, sudah dilakukan pemeriksaan. Insyaallah, berproses dan segera keluar sanksi yang berat,” ujar Cak Eri.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021, kata Wali Kota, sanksi berat yang dimaksud adalah penurunan jabatan dan diturunkan pangkatnya.

“Jadi, ada dua itu sanksi berat yang sesuai dengan PP,” kata dia.

Terkait dengan pungli tenaga kontrak, lanjut Cak Eri, saat ini sudah dilakukan proses pelaporan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Setelah pelaporan tersebut, dia berharap kejari setempat bisa memproses cepat pelaporan kasus itu.

Bukan itu saja, Cak Eri mengungkapkan satu laporan lagi terkait dengan pungli. Kasus ini akan ditindaklanjuti oleh Kejari Tanjung Perak Surabaya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan