Segera Lakukan Hal Ini Jika Data Perbankan Terlanjur Bocor

  • Bagikan
Ilustrasi keamanan data (Shutterstock)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kemudahan dalam transaksi digital saat ini, dibayangi oleh bahaya yang resikonya tidak main-main.

Mengutip film hacker ‘Who Am I’, bahwa tidak ada sistem yang aman.

Belakangan, muncul kasus pembobolan data perbankan dengan berbagai modus. Tidak main-main, Bank Indonesia sebagai bank sentral pun pernah dibobol.

Teranyar, pembobolan data pribadi dengan cara mengirim lampiran dalam ekstensi APK, lalu mengganti judulnya menjadi undangan pernikahan menelan banyak korban.

Pengajar Keamanan data dan Digital UIN Alauddin Makassar, Zulkarnaim Masyhur menyebut, orang yang rentan menjadi korban modus ini adalah pengguna smartphone android.

“Kalau file APK itu hanya bisa di Android,” terangnya.

Berikut yang sebaiknya dilakukan ketika data perbankan sudah terlanjur bocor:

  1. Ganti password/pin m-banking
  2. Pertimbangkan beralih ke Bank yang memiliki tingkat keamanan aplikasi tinggi
  3. Melaporkan ke pihak yang berwajib dan bank nasabah ketika ada transaksi mencurigakan

“APK sendiri merupakan Berkas paket aplikasi Android (Application Package File) yang digunakan untuk melakukan instalasi aplikasi pada smartphone android,” jelas Dosen Kemanan Data dan Informasi UIN Alauddin Makassar, Zulkarnaim Masyhur.

“Ketika korban mengunduh dan menginstall aplikasi tersebut, aplikasi tersebut akan mencoba mengakses berbagai aplikasi keuangan atau perbankan yang ada dalam smartphone korban,” lanjut pria yang karib disapa Zulkarnaim ini.

(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan