Polisi Korban Skenario Ferdy Sambo, Reza Indragiri Usulkan Ini

  • Bagikan
Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel -- jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti ASA Indonesia Institute, Reza Indragiri Amriel mengusulkan agar para polisi yang merasa jadi korban manipulasi Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, berhimpun dalam suatu paguyuban.

Reza mengatakan seluruh polisi dalam paguyuban itu bisa mengajukan gugatan ganti rugi kepada mantan kadiv Propam Polri itu.

"Penggantian kerugian itu merupakan tuntutan yang berdasarkan pada kenyataan, bahwa mereka benar-benar dirugikan secara multidimensi oleh Sambo," kata Reza dalam keterangan tertulis, Kamis (23/2).

Menurut Reza, jika Ferdy Sambo konsekuen dengan ucapannya soal siap bertanggung jawab karena sudah mengorbankan anak buahnya dalam kasus tersebut, maka suami Putri Candrawathi itu bakal sudi membayar ganti rugi.
Komponen ganti ruginya, lanjut Reza, mencakup antara lain putusnya penghasilan mereka dari Polri. Selain itu, ganti rugi yang harus dibayarkan Ferdy Sambo meliputi biaya rehabilitasi fisik dan psikis akibat dampak pemecatan secara tidak hormat.
"Serta beban tak terduga hingga masing-masing personel dan keluarganya kembali hidup stabil," ujar Reza.

Reza menambahkan apabila para polisi tersebut tidak mengajukan gugatan ganti rugi, hal itu malah terkesan mereka masih loyal dan hormat terhadap Ferdy Sambo.

Sebaliknya, jika para polisi itu menggugat ganti rugi, hal tersebut membuktikan bahwa mereka benar-benar marah karena telah diperalat oleh Ferdy Sambo.

"Supaya para penggugat dan masyarakat tidak berburuk sangka dan agar Sambo tidak menutup-nutupi harta kekayaannya, silakan PPATK buka ke publik jumlah harta kekayaan Sambo," ujar Reza.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan