Jadi Tersangka Kasus Tawuran, WR I Sebut 7 Mahasiswa Unhas Akan Didrop Out

  • Bagikan
Wakil Rektor I Unhas, Prof Muhammad Ruslin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Wakil Rektor I Unhas, Prof Muhammad Ruslin menyebut, 7 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang jadi tersangka kasus tawuran bakal didrop out alias DO dari kampus.

"Di regulasi Unhas, kalau sudah terpidana pasti kami akan berhentikan secara tidak hormat (DO). Sudah tersangka, itu kita sudah memberhentikan," tegas Ruslin di Mapolrestabes Makassar, Senin (20/3/2023).

Dikatakan Ruslin, dalam waktu dekat berita acara soal kasus ketujuh mahasiswa tersebut akan keluar. Pihaknya sementara menunggu hasilnya.

"Dalam waktu dekat kami menunggu berita acara dan itu menjadi dasar kami nanti untuk menetapkan untuk pemberhentian sebagai mahasiswa Unhas," lanjutnya.

Ruslin menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman. Yang jelas, kata dia, Unhas tidak memberikan toleransi pada kekerasan. 

"Kami dari Unhas atas nama pimpinan saat ini kita sangat anti kekerasan. Kami sangat tidak mendukung kekerasan yang terjadi di Unhas," ucapnya. 

Karena telah masuk pada unsur pidana, Ruslin mengatakan telah menyerahkan ke pihak yang berwajib. Sebab, rananya telah masuk pada Kepolisian. 

"Kalau sudah masuk Rana pidana, itu bukan lagi wewenang Unhas. Itu Rana kepolisian," kuncinya. 

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 8 orang pelaku pengeroyokan di Universitas Hasanuddin Makassar ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Makassar, pada Senin (20/3/2023).

Pantaun di Mapolrestabes Makassar, para tersangka ditampilkan oleh Polisi di depan awak media. 

Terlihat, para tersangka telah mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan juga telah digunduli kepalanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan