Di Tengah Kebijakan Larangan Bukber, Jokowi Justru Timbulkan Kerumunan di Sulsel

  • Bagikan
Kerumunan warga menyambut Presiden Jokowi di Maros, Sulsel. (Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAROS — Di tengah kebijakan larangan bukber bagi pejabat karena Covid-19 hingga untuk mengantisipasi pamer hidup mewah, Presiden Joko Widodo justru menimbulkan kerumunan dalam kunjungan kerjanya di Sulsel.

Hal itu terlihat saat berkunjung ke Pasar Tradisional Modern Butta Salewangang Kabupaten Maros, Rabu, (29/3/2023).

Sekitar ribuan warga memadati pasar tramo karena ingin mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan sembako.

Saat sampai di lokasi, Jokowi yang didampingi Iriana Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Panjaitan, Menteri Sekretariat Negara Indonesia dan Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana hingga Bupati Maros Chaidir Syam langsung membagikan BLT dan sembako kepada warga.

Selain mengejar BLT dan sembako, sebagian warga antri untuk berpose dengan orang nomor satu Indonesia itu.

Kerumunan cukup sulit terelakkan, meskipun para petugas telah berusaha semaksimal mungkin.

Bahkan salah satu warga, Erni mengaku rela berdesak-desakan hingga terjatuh demi mendapatkan pembagian dari Jokowi.

“Kami betul-betul berjuang, karena orang berdesak-desakan, karena Pak Jokowi jarang-jarang datang kesini,” ucapnya.

Diketahui, dalam kunjungan itu, nampak Jokowi juga membagi-bagikan kaos dan paket sembako kepada warga.

Jokowi yang juga meninjau harga komoditas di pasar, mengapresiasi perkembangan harga yang ada.

Jokowi mengaku mengutamakan stok beras mengingat Sulsel sebagai lumbung beras.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan