Jadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto: Ibu Kota Sangatlah Rawan dengan Gesekan

  • Bagikan
Irjen Karyoto. Ilustrasi foto: arsip JPNN.com/Ricardo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Irjen Karyoto angkat bicara atas penunjukan dirinya menggantikan Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya.

Jenderal bintang dua itu mengucapkan banyak terima kasih dipercayaia mengemban amanah di satuan wilayah setingkat Polda Metro Jaya.

“Kami haturkan terimakasih atas perhatian, doa, dan restunya (diangkat sebagai Kapolda Metro),” kata Karyoto dalam keterangannya, Kamis (30/3/2023).

Irjen Karyoto juga meminta dukungan kepada masyarakat bila nantinya sudah resmi serah terima jabatan dari Fadil Imran.

Dukungan itu, kata dia, sebagai bentuk agar kedepannya dirinya mempu mengemban amanah menjadi orang nomor satu di Polda Metro.

“Serta saya meminta dukungannya untuk mengemban jabatan Kapolda ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia mangaku menjadi Kapolda Metro Jaya sangatlah tidak mudah, apalagi mengingat disituasi menjelang musim Pemilu 2024, Ibu Kota sangatlah rawan dengan gesekan dan tindak pidana kejahatan.

“Kami berharap dapat melaksanakan amanah ini dengan baik dan lancar. Mohon doanya,” tuturnya lagi.

Sebelumnya, perwira tinggi Bareskrim Polri Irjen Karyoto, dimutasi menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran.

Sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Irjen Fadil Imran menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Mutasi ini tertuang dalam 4 surat telegram (ST) tertanggal 27 Maret 2023 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

ST tersebut, yakni ST/712/III/KEP./2023 sebanyak 8 personel, ST/713/III/KEP./2023 sebanyak 155 personel, ST/714/III/KEP./2023 sebanyak 193 personel, dan ST/715/III/KEP./2023 sebanyak 117 personel. (pojoksatu/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan