Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Juni 2023

  • Bagikan
Ilustrasi listrik PLN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan penyesuaian tarif tenaga listrik periode April–Juni 2023. Tarif 13 pelanggan nonsubsidi tidak ada perubahan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P. Hutajulu menjelaskan, keputusan tersebut dimaksudkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mempertimbangkan kestabilan kondisi masyarakat.

"Terutama dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional," ujarnya, Kamis, 30 Maret 2023.

Menurut Jisman, penyesuaian tarif tenaga listrik dilakukan setiap tiga bulan. Itu dilakukan jika terjadi perubahan terhadap realisasi indikator makroekonomi (kurs, Indonesian crude price/ICP, inflasi, dan harga patokan batu bara/HPB).

Jisman melanjutkan, sesuai dengan ketentuan tersebut, parameter ekonomi makro yang digunakan untuk periode kuartal II 2023 menggunakan realisasi rata-rata November 2022, Desember 2022, dan Januari 2023.

Yakni, kurs Rp 15.522,99 per USD; Indonesian crude price (ICP) 80,90 USD per barel; tingkat inflasi 0,36 persen; dan harga patokan batu bara (HPB) sebesar Rp 920,41 per kg.

"Berdasar perubahan empat parameter tersebut, seharusnya tarif mengalami. Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat dan mempertimbangkan kondisi saat ini, pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik tidak naik," jelas Jisman.

Di samping itu, tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya tidak mengalami perubahan dan tetap diberi subsidi listrik. Termasuk pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kegiatan sosial.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan