Hanya 403 Perusahaan di Gowa yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Kadisnaker Imbau Segera Daftar

  • Bagikan
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Gowa Sungguminasa mencatat hanya 403 perusahaan di Gowa yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Angka ini disebut sedikit.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gowa Sungguminasa, Salmiah Syurya. Padahal menurutnya BPJS Ketenagakerjaan sangat penting.

“Kita tidak tahu nanti ke depan, ketika ada masalah di kemudian hari. Makanya penting BPJS Ketenagakerjaan. Bukan hanya BPJS Kesehatan,” ungkapnya saat ditemui di salah satu pabrik di Gowa, Rabu (12/4/2023).

Kecenderungannya, kata dia, masyarakat hanya tahu BPJS Kesehatan. Padahal dua hal ini berbeda.

“Sementara BPJS Kesehatan hanya kesehatan saja. Tidak mengcover kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan hari tua. Juga jaminan kehilangan pekerjaan,” jelasnya.

Karenanya, ia mengimbau agar perusahaan mendaftarkan pekerjanya. Toh, kata dia itu adalah hak pekerja. Sudah ada aturannya.

Aturan dimaksud, yakni Pasal 17 UU No 24 Tahun 2011, diterangkan bahwa pemberi kerja yang tidak mendaftarkan kepesertaan BPJS bisa terkena sanksi.

“Jika tidak didaftarkan oleh perusahaannya, bisa secara mandiri. Hanya Rp38.600 per bulan,” terangnya.

Hal sama disampaikan Kepala Dinas Ketenagaerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Gowa, Muh. Sabir. Meski tak merinci, ia bilang ada ribuan perusahaan di Gowa.

Walau demikian, Sabir mengakui masih banyaknya perusahaan yang abai terhadap hak pekerja.

“Kami dari Dinas Ketenagakerjaan wajib memang menyampaikan betapa pentingnya itu. Upaya itu sudah dilakukan,” ujarnya kepada fajar.co.id.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan