Kepercayaan Publik Meningkat pada Polri, Burhanuddin Muhtadi Dipicu Ketegasan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

  • Bagikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat koordinasi. (Mabes Polri untuk JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus meningkat.

"Kepercayaan publik terhadap Polri terus bergerak positif," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei bertajuk "Korelasi Antara Approval Rating Presiden dan Dukungan Atas Capres dan Partai Jelang 2024" secara virtual, Minggu (30/4).

Adapun tingkat kepercayaan publik terhadap Polri berdasar hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesoa berada di angka 73,2 persen.

"Terbaru, angkanya kembali meningkat menjadi 73,2 persen," ungkapnya.

Menurutnya, tingkat kepercayaan publik tersebut menempatkan Korps Bhayangkara di atas capaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebesar 72,4 persen.

Burhanuddin menjelaskan salah satu alasan yang mendasari meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri adalah dampak tindakan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap para jenderal yang terlilit perkara, seperti Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa.

Menurut dia, Polri bersikap netral dengan tidak melindungi para perwiranya dari jerat hukum maksimal.

Burhanuddin menjelaskan pada survei Indikator Februari 2023, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri menyentuh angka 70,8 persen. Artinya, dalam rentang setidaknya dua bulan, ada peningkatan yang cukup signifikan.

"Pada temuan lain, Indikator mendapati tingginya kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian di struktur terendah," katanya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama antara FAJAR.CO.ID dengan JPNN.COM. Segala hal yang terkait dengan artikel ini adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari JPNN.COM.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan