Mantan Bupati Takalar Syamsari Kitta Diperiksa Kejati Sulsel

  • Bagikan
Kejati Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Terkait kasus tambang pasir Takalar, mantan Bupati Kabupaten Takalar, Syamsari Kitta diperiksa penyidik Kejati Sulsel, Kamis (11/05/2023) siang. 

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi saat diwawancara membenarkan akan adanya pemeriksaan itu. 

"Saya juga baru tau, tadi baru disampaikan penyidik, membenarkan adanya pemeriksaan mantan Bupati itu (Syamsari Kitta)," ujar Soetarmi saat diwawancara di kantornya, Kamis (11/5/2023) malam.

Jadwal pemeriksaan sendiri dikatakan berlangsung sejak pagi, sesuai jadwal undangan kepada saksi, pukul 10.00 WITA.

Namun terkait berapa lama Syamsari Kitta diperiksa oleh penyidik, Soetarmi mengaku tidak mengetahui secara detail pemeriksaannya.

"Diperiksa sekitar jam 10 pagi. Karena agendanya jam 10 tadi, sesuai jadwal undangan," lanjutnya.

Selain Syamsari Kitta, terdapat juga dua mantan pejabat di Kabupaten Takalar dikabarkan turut diperiksa. 

Hanya saja, Soetarmi mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

Kedua pejabat itu yakni mantan Sekda Takalar, Arsyad Taba dan mantan PLT. BKAD, H.Paisal Sahing.

"Saya nda tau kalau mantan Sekda dengan itu satu karena saya konfirmasi tadi mantan Bupati (Syamsari Kitta) yah ada (diperiksa)," sebutnya.

Menurutnya pemeriksaan sebagai saksi itu berkaitan dengan adanya penetapan tersangka baru yaitu Juharman dan Hasbullah selaku mantan Kepala Bidang (Kabid) Pajak dan Retribusi Daerah BPKD Kabupaten Takalar tahun 2020. 

"Inikan berkasnya di pecah pecah, makanya kita panggil lagi. Karena tidak mungkin BPAP  tersangka lalu (Gazali Mahmud) itu dipake dalam penetapan tersangka baru. Setiap ada pengembangan pasti diperiksa lagi," terangnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan