Istri Polisi Bentak Siswi Magang, Anggota DPR Nilai Pencopotan Jabatan Suaminya Sudah Tepat

  • Bagikan
Tangkapan layar di medsos, istri anggota Polri di Probolinggo yang tersandung masalah karena membentak siswi magang di sebuah swalayan (Tangkapan layar di medsos)
Tangkapan layar di medsos, istri anggota Polri di Probolinggo yang tersandung masalah karena membentak siswi magang di sebuah swalayan (Tangkapan layar di medsos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez menilai sanksi tegas berupa pencopotan jabatan terhadap anggota Polri di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, lantaran tindakan istrinya membentak seorang siswi magang yang viral di media sosial sudah tepat.

“Sanksi tegas yang diberikan sudah tepat karena anggota polisi dan seorang Ibu Bhayangkari tidak semestinya melakukan hal tersebut. Tentunya ini juga jadi warning bagi anggota kepolisian lainnya,” kata Gilang dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Sebab, kata dia, aksi arogan perempuan bernama Luluk yang berprofesi sebagai seleb Tiktok tersebut direkam oleh suaminya sendiri yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Binmas di Polsek Tiris Polres Probolinggo.

“Sebenarnya sangat disayangkan, bertahun-tahun merintis karir di kepolisian tapi harus dicopot dampak perbuatan istrinya, tapi memang hal tersebut penting karena anggota kepolisian punya tanggung jawab moral kepada publik,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut sebagai bentuk kesalahan etika dari seorang anggota kepolisian yang tidak bisa memberi pemahaman kepada anggota keluarganya. "Bahkan ia turut memfasilitasi dan mendukung aksi istrinya. Baik saat mem-bully seorang siswa, atau ketika menggunakan fasilitas negara. Sangat, sangat tidak terpuji,” ucapnya.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR itu menyoroti pula gaya hidup hedonis dan gemar pamer kekayaan (flexing) yang dilakukan Luluk, terlebih dengan turut serta memanfaatkan fasilitas negara untuk menunjang gaya hidup hedonnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan