Minta Pemerintah Stop Gunakan Pasukan Bersenjata Selesaikan Konflik di Rempang, Adhie Massardi: Tarik Semua Aparat

  • Bagikan
mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie M Massardi

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi meminta pemerintah berhenti menarik pasukan bersenjata di Rempang, Batam.

Usai terjadinya bentrok antara warga dan aparat gabungan, terdiri TNI dan Polri di Rempang.

“Tarik all (semua)aparat itu,” kata Adhie dikutip dari unggahannya di X, Selasa (12/9/2023).

Selain itu, Adhie juga mengungkit peristiwa serupa yang terjadi sebelumnya. Seperti di Wadas, Kanjuruhan dan Air Bangis.

Menurutnya, rezim kini harus berhenti menggunakan pasukan bersenjata. Dalam menyelesaikan konflik demikian.

“Rezim Widodo harus stop gunakan pasukan bersenjata utk intimidasi rakyat spt di Wadas, Kanjuruhan, Air Bangu, Rempang dan lain-lain,” ujar Adhie.

“Bangsa Melayu sudah sangat sabar selama ini. Maka ketika dilukai di Rempang insya Allah mereka akan bangkit berjuang,” tambahnya.

Diketahui, bentrok antara warga dan aparat keamanan terjadi pada Kamis (7/11/2023). Beberapa warga mengalami luka-luka atas kejadian itu.

Bentrokan karena pengembangan proyek Rempang Eco City, itu menyebabkan 11 anak dilarikan ke RSUD Batam karena mengalami perih di mata, pusing, lemas, dan sesak nafas, karena terkena gas air mata.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan