Kejaksaan Geledah RS Terkait Suap DPRD Kabupaten Bekasi

  • Bagikan
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggeledah rumah RS di wilayah Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan pada Kamis (14/9/2023) sore terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi melibatkan oknum pimpinan DPRD setempat. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

FAJAR.CO.ID, BEKASI -- Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggeledah rumah RS di wilayah Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan sebagai bagian dari tahap penyidikan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi atau suap yang melibatkan oknum pimpinan DPRD setempat.

"Tim penyidik berhasil melakukan penggeledahan di rumah RS, disaksikan ketua lingkungan setempat serta saudara sepupu dan tante atau bude dari RS," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus pada Kejari Kabupaten Bekasi Ronald Thomas Mendrofa di Cikarang, Kamis petang.

Diketahui RS merupakan oknum kontraktor swasta yang diduga telah memberikan dua unit kendaraan mewah bermerek dagang Mitsubishi Pajero dan sedan BMW kepada SL selaku diduga penerima yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

Upaya penggeledahan dilakukan setelah pada pemanggilan pertama hingga keempat, RS tidak mendatangi kantor kejaksaan untuk memenuhi undangan pemeriksaan bahkan diduga telah menyembunyikan diri dari petugas.

Ronald menjelaskan penggeledahan berlangsung selama dua jam mulai pukul 14.00-16.00 WIB dengan menyisir setiap ruangan. Tim penyidik menemukan sejumlah dokumen diduga berkaitan dengan kasus gratifikasi di rumah yang sudah ditinggalkan RS selama beberapa pekan itu.

"Kita dapat beberapa dokumen terkait CV perusahaan dia, alat komunikasi yang ditinggal begitu saja, hingga kuitansi DP (Down Payment) pembelian mobil. Kemudian ada brankas tapi tidak bisa dibuka. Semua kami sita untuk dipelajari lebih lanjut tapi brankas tidak," katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan