Realisasikan Program Prioritas, Pj Gubernur Sulsel Bentuk Empat Pokja

  • Bagikan
Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar. (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengambil langkah cepat dan strategis di awal masa kepemimpinannya. Ia membentuk empat Kelompok Kerja (Pokja) untuk membantu program prioritasnya.

"Saya bikin 4 Pokja di Provinsi untuk menggerakkan (program) prioritas provinsi," kata Bahtiar di Kantor Gubernur Sulsel, kemarin.

Setiap Pokja mendapat penugasan khusus dari Bahtiar. "Pokja penanganan Inflasi komandannya Pak Assiten 2 Doktor Ichsan. Saya panggil Pak Inflasi," kata Bahtiar.

Saat ini, angka inflasi Sulsel berada di kisaran 3,53 persen. Angka ini disebutnya masih dalam taraf aman. Namun tingkat inflasi di Sulsel masih cukup tinggi dibandingkan angka rata-rata nasional.

"Saya tahu, angka inflasi Sulsel minggu ini 3,53 batas toleran kan sampai 4. Kita termasuk masih bagus, tapi dibandingkan rata-rata nasional kan 3,27," terangnya.

Kemudian, ada Pokja untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Tautoto Tanaranggina sebagai kepala Pokja merupakan Asisten III Setda Sulsel.

Bahtiar mengaku miris mendengar jumlah kemiskinan di Sulsel. “Kepala dinas menyampaikan ada lebih 400 ribu orang sampai 500 ribu, miris juga dengarnya," ujarnya.

Berikutnya, Pokja Penurunan angka stunting dipercayakan pada asisten 1 Bidang Pemerintahan Muh Rasyid. Adapun angka prevalensi stunting Sulsel pada 2022 mencapai 27,2 persen. Angka ini turun dari tahun 2021 sekitar 27,4 persen.

Terakhir, Pokja Bidang Ketahanan Pangan dipercayakan kepada Imran Jausi. Imran Jausi merupakan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan. "Dia yang saya tugaskan untuk mengorganisasi dengan instansi lainnya bersama masyarakat," katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan