FAJAR.CO.ID, BANDUNG -- Upaya pemeriksaan yang diagendakanDirektorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jabar, terhadap selebgram Lisa Mariana pada Rabu (23/7) urung dilakukan.
Penyebabnya, sang selebgram tidak kunjung hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan penyidik. Itu artinya, Lisa Mariana dinyatakan mangkir untuk agenda pemeriksaan sebagai saksi.
Diketahui, Lisa Mariana sedianya diperiksa dalam kapasitas saksi terkait kasus video asusila yang diduga melibatkan dirinya, dengan seorang pria yang diketahui memiliki tato.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, Lisa Mariana dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan Rabu (23/7) pagi di Gedung Ditressiber.
“Hari ini kami Direktorat Siber Polda Jabar menyampaikan informasi bahwa untuk saudari LM, yang bersangkutan pada hari ini menyampaikan untuk tidak datang melalui lawyernya,” kata Kombes Pol Hendra di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (23/7/2025).
Diketahui, Lisa Mariana dilaporkanke Polda Jawa Barat terkait video asusila oleh perkumpulan advokat di Jawa Barat.
Proses pemanggilan Lisa Mariana untuk dimintai keterangan sebagai saksi itu merupakan yang kedua kalinya. Lisa Mariana pada pekan lalu memang menjalani pemeriksaan oleh penyidik, namun pemeriksaan tidak tuntas karena saksi mengeluh sakit.
Dalam pemeriksaan yang sempat berlangsung beberapa jam itu, Lisa Mariana mengakui jika sosok perempuan dalam pemeran video asusila bersama pria bertato yang beradae adalah dirinya.
“Karena untuk panggilan pertama yang bersangkutan kemarin sudah hadir tetapi tidak bisa diambil keterangannya karena menyampaikan rasa sakit, kemudian mengundang untuk pemeriksaan hari ini. Nanti penyidik dari Ditsiber akan menyampaikan panggilan kedua,” lanjutnya.
Setelah agenda pemeriksaan hari ini tidak bisa dilakukan, Kombes Hendra memastikan penyidik akan kembali melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Lisa Mariana.
Apabila yang bersangkutan kembali mangkir, maka upaya paksa bakal ditempuh. “Yang kedua ini kedatangan kembali tetapi ada penundaan, sehingga nanti kami akan panggilan kedua. Kalau nanti ada kesulitan, tentu kami akan melakukan pemanggilan ketiga juga dengan upaya paksa,” tambahnya.
Selain pemeriksaan terhadap Lisa Mariana, penyidik juga memeriksa sosok pria bertato berinisial F dalam video syur tersebut. Pemeriksaan F kali ini oleh dokter forensik di Rumah Sakit (RS) Sartika Asih guna pencocokan identitas.
“Kami telah mengagendakan pasangan dari LM, tadi sudah datang dan memenuhi panggilan dari penyidik dan yang bersangkutan saat ini sedang dilakukan pendampingan oleh penyidik siber untuk dibawa ke RS Sartika Asih,” ujar Kombes Pol Hendra
“Di mana dalam agenda pemeriksaan itu yang bersangkutan akan diperiksa didampingi oleh dokter forensik untuk pencocokan identitas yang bersangkutan, dibandingkan dengan video yang didapatkan dari pelapor,” sambung Perwira Menengah Polri itu.
Sebelumnya, Lisa Mariana mengakui sebagai pemeran perempuan dalam video porno yang tersebar di media sosial.
Pengakuan Lisa Mariana disampaikan kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan perdana di Mapolda Jabar, Selasa (15/7). (fajar)