Survei Sebut Elektabilitas Nasdem Anjlok Karena Dukung Anies, Musni Umar: Patut Diduga Dibiayai Pemodal

  • Bagikan
Prof Musni Umar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar tak percaya dengan survei yang menyebut elektabilitas Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang anjlok lantaran memilih Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sebagai Bakala Calon Presiden 2024.

"Saya tidak percaya gegara Anies elektabilitas NasDem turun," ucapnya dikutip dari Twitter pribadinya, Sabtu (6/8/2022).

Loyalis Anies ini menyebut lembaga survei yang melakukan dibiayai oleh pemodal yang memiliki kepentingan.

"Lembaga survei yang melakukan dibiayai siapa? patutu diduga pemodal mau biayai karena ada kepentingan," ucap dia.

Ia pun menyebut bahwa survei itu bertujuan agar NasDem tak mengusung Anies di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kelak.

"Dengan sebut NasDem elektabilitasnya turun, maka harapannya NasDem yang calonkan Anes," imbuhnya.

Diketahui, elektabilitas NasDem anjlok turun menjadi 2,1 persen jika dibandingkan pada April 2022.

Hal itu diketahui melalui hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS), Kamis (4/8/2022).

Sebelumnya elektabilitas Partai NasDem mencapai 4,0 persen pada survei CPCS pada April 2022.

Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta menyebutkan penurunan elektabilitas Partai NasDem karena keputusan mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden.

"Partai NasDem ditinggal sebagian pemilih nasionalis," ujar Tri Okta dalam keterangan yang diterima di Jakarta.

Namun, Okta menilai peta koalisi dan bursa capres masih sangat dinamis, termasuk pertimbangan NasDem dalam mengusung Anies.

  • Bagikan