“Kami terinsiprasi dari Ketua PKK Sulsel yang rajin turun ke lapangan menemui warga pra-sejahtera dan memberikan bantuan perlengkapan sekolah,” kata Setiawan.
Setiawan menyebutkan, pemberian bantuan kepada 2.500 siswa pra-sejahtera setelah melalui tahap verifikasi dari pihak sekolah dan Dinas Sosial masing-masing kabupaten.
Pemberian bantuan dilaksankan setelah verifikasi dua tahap, dari sekolah masing-masing melalui data program PKH, kemudian dari Dinas Sosial kami sudah koordinasikan, bahwa yang berhak dapat adalah berkategori kurang mampu,” jelas Setiawan.
Menanggapi askanLies F Nurdin terkait fasiltas penunjang sekolah, Setiawan mengatakan pihaknya memulai dengan membagun kesadaran dari seluruh pihak yang bertanggung-jawab di sekolah, dimuali dari kepala sekolah, guru dan para siswa. Kemudian, mengenai pembenahan fasilitas, kata dia, dapat memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk rehab yang sifatnya ringan. Sedangkan untuk rehab bangunan, Setiawan menyebutkan, akan melalui tahap penganggaran melalui APBD.
“Data untuk program rehabilitasi yang sifatnya berat sudah ada di bidang teknis,”tutupnya. (fajar)